Tugu Pal Putih Jogja, Salah Satu Icon Kota Yogyakarta Yang Bersejarah

Tugu Pal Putih Jogja, Salah Satu Icon Kota Yogyakarta Yang Bersejarah

Tugu Pal Putih Jogja atau orang sering menyebut nya Tugu Yogyakarta merupakan salah satu icon dari Kota Jogja. Tempat yang memiliki sejarah ini selalu menjadi tujuan utama para pengunjung ketika sedang liburan ke jogja. Tidak salah apabila tugu jogja selalu dipadati oleh para kaum milenial bahkan dewasa. Memang memiliki khas tersendiri daripada tempat wisata lain nya. Jarak antara pusat kota malioboro yang sangat dekat hanya di tempuh kurang lebih 3 KM. Namun untuk saat ini kawasan tugu jogja sedang dalam perbaikan, agar kalian apabila besok berkunjung ke tugu pal putih jogja akan lebih menarik.

tugu yogyakarta

Dengan gagah nya bangunan Tugu pal putih jogja ini memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung di Yogyakarta. Apalagi pada waktu malam hari, pasti akan banyak pengunjung yang ingin menghabiskan waktu malam untuk sekedar nongkrong di kawasan tugu jogja. Dtambah lagi, sekitar tugu pal putih pun juga terdapat salah satu kuliner jogja yang sering digemari yaitu Angkringan. Apalagi saat ini juga terdapat bangku yang menghadap ke tugu yogyakarta. Dengan ada nya bangku tersebut, akan menambah keindahan yang menarik untuk anda nikmati bersama keluarga, teman atau pasangan kalian.

Sejarah Tugu Pal Putih Jogja

Melihat tempat wisata di jogja yang ini memang terkenal sebagai salah satu objek yang memiliki sejarah cukup unik. Tugu Pal Putih mulai berdiri 1 tahun setelah keraton Ngayogyakarta selesai dibangun. Sampai dengan saat ini Tugu Yogyakarta berumur 3 abad. Namun sebenar nya setelah itu, juga terjadi beberapa kali perombakan yang pertama pada 10 Juni 1867 akibat ada nya gempa yang mengakibatkan tugu jogja runtuh. Dan pada tahun 1889 kembali dibangun oleh pemerintah Belanda dengan konsep berbentuk persegi dan di hiasi prasasti yang bertujuan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam renovasi tugu yogyakarta.

tugu pal putih jogja

Salah satu tempat wisata bersejarah di yogyakarta ini pertama di bangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1755. Apabila kalian memperhatikan secara teliti, bangunan tugu jogja memang memiliki garis lurus antara Gunung Merapi, Keraton Jogja dan Pantai selatan yaitu Pantai Parnagkusumo. Dulu nya menurut para sumber, tugu jogja yang dulu memang tidak se bagus yang sekarang, Kenapa? Bentuk bangunan tugu yogya pertama kali seperti Golong gilig. Apabila kalian melihat sebuah bangunan yang ada disebelah timur laut dari tugu jogja, disana kalian akan melihat secra langsung tugu golong gilig ( yang dulu tugu jogja ).

Dimana Lokasi Tugu Yogyakarta ?

Buat kalian yang baru pertama kali berkunjung ke Jogja, pasti akan selalu bertanya-tanya, Dimana lokasi Tugu Yogyakarta itu? Nah, untuk itu kalian tak perlu bingung, Kami akan memberikan lokasi secara jelas agar kalian tidak tersesat ketika ingin berkunjung ke salah satu tempat bersejarah. Lokasi tugu yogyakarta berada di tengah-tengah persimpangan antara Jl. Mangkubumi, Jl. Afandi, Jl. Pangeran Diponegoro dan Jl. Jendral Sudirman. Lokasi berada tepat di utara Malioboro.

Tugu Golong Gilig

Mungkin kalian sangat asing sekali nama Tugu Gilig tersebut, padahal tugu gilig adalah sebuah bangunan yang pertama kali sebelum berganti nama menjadi Tugu Pal Putih. Tugu Gilig pun mempunyai bentuk panjang dan berwarna putih. Dulu orang Belanda menyebutnya sebagai White Pall ( Tiang Putih ). Sebenarnya nama tugu gilig pun mempunyai makna sebagai penyemangat antara rakyat dengan raja nya. Namun, apabila kita memahami nya secara dalam. Tugu Gilig juga mempunya filosofi jawa yang berbunyi Manunggaling Kawulo Gusti yang berarti menyatu nya para rakyat dengan penguasa dna juga menyatunya manusia dengan Sang Pencipta.

Tentang Tugu Golong Gilig

Mengulas sejarah tentang tugu golong gilig memang sangat unik, Mengapa? Pada pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono VI pada tahun 1855 – 1877 lebih tepat nya pada tanggal 10 juni 1867 pada saat ini telah terjadi gempa bumi yang berskala besar yang mengakibatkan Tugu Golong Gilig runtuh. Nah, dengan terjadi runtuh nya tugu golong gilig sampai saat ini selalu dikenang dengan peristiwa Candra Sengkala yang mempunyai arti Obah Trus Pitung Bumi ( Tujuh Bumi Terus Berguncang ).

Setelah runtuh akibat gempa bumi, tugu golong gilig selama beberapa tahun terbengkalai Tetapi baru saat berganti raja ke Sri Sultan Hamengkuwubono VII, tugu golong gilig mulai dibangun dan diresmikan pada tanggal 3 oktober 1889. Pada pembangunan tugu golong gilig pun mempunyai konsep yang berbeda dan merubah dari bentuk dan ukuran, yang dulu nya memiliki ukuran tinggi 25 meter dan sekarang hanya 15 meter. Sebenarnya pembangunan yang baru ini memiliki desain yang di miliki oleh Belanda untuk menghilangkan simbol kebersamaan raja dan rakyat.

Terdapat Beberapa Prasasti Di Tugu Golong Gilig

Untuk lebih memahami tentang sejarah dari tugu golong gilig, Kami akan memberikan penjelasan tentang prasasti yang terdapat pada di tugu golong gilig atau yang sekarang bernama Tugu Pal Putih Jogja. Lalu apa saja bunyi prasasti tersebut? Berikut penjelasan nya :

1. Yayasan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Sultan Hamengkubuwono Kaping VII ( Sisi Timur )

»» Prasasti ini menunjukan bahwa tugu golong gilig dibangun pada masa pemerintahan Kanjeng Sultan Hamengkubuwono VII.

2. Ingkang Mangayubagyo Karsa Dalem Kanjeng Tuwan Residhen Y. Mullemester ( Sisi Barat )

Ini memiliki arti bahwa pada saat itu Y. Mullemester, Residhen yogyakarta pada waktu itu setuju dan menyambut baik terhadap pembangunan tugu, dan atas pernyataan diatas bahwa pemerintah Belanda tidak ikut campur dalam hal pembiayaan terhadap pembangunan tugu.

3. Wiwahara Harja Manggala Praja Kaping VII Sapar Alip 1819 ( Sisi Selatan )

Merupakan sebuah prasasti yang memiliki arti bahwa pembangunan tugu golong gilig sudah selesai. di dalam prasasti itu juga memiliki simbol angka seperti, angka sembilan, Harja yang mempunyai arti kemakmuran, mewakili angka 1. Manggala sebagai pemimpin, mewakili angka 8 dan Praja yang bermakna Negara.

4. Pakaryanipun Sinembadan Patih Dalem Kanjeng Raden Adipati Danureja Ingkang Kaping V, Kaundhagen Dening Tuwan YPF Van Brussel Opsihter Waterstaat ( Sisi Utara )

Prasasti ini memiliki arti bahwa pelaksanaan pembangunan tugu pada saat itu dibawah pemimpinan dari Patih Danureja V ( 1879 – 1899 ), serta arsitek bangunan pada saat ini di pegang oleh YPF Van Brussel, beliau adalah seorang petugas dinas pengairan Belanda. sumber dari keratonjogja.id

Penjelasan diatas adalah sejarah dari tugu jogja yang dulu nya bernama tugu golong gilig. Dengan artikel ini semoga menjadi refrensi dan pengetahuan kalian tentang arti sebuah sejarah yang ada di kota jogja. Apalagi salah satu tempat wisata di jogja ini memang cukup sangat terkenal yaitu Tugu Pal Putih Jogja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Whatsapp
Phone